Program Studi Bahasa Jepang di STBA YAPARI-ABA Bandung kembali bekerja sama dengan Bagian Internasional Osaka International University kembali menyelenggarakan serangkaian acara Pertukaran Budaya pada tanggal 20 Mei, 27 Mei, dan 3 Juni 2021. Kegiatan pertukaran budaya bersama Osaka International University yang dilakukan secara daring ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya dilakukan pada bulan Desember 2020 silam.

Kegiatan pertukaran budaya kali ini diikuti oleh mahasiswa tingkat 2 dan 3 dari Program Studi Bahasa Jepang, STBA YAPARI-ABA  Bandung dan mahasiswa tingkat 3 Program Studi Pariwisata Internasional, Osaka International University. Pertukaran budaya diselenggarakan pada tiga waktu yang berbeda.

  1. Tanggal 20 Mei 2021 merupakan sesi perkenalan baik dari pihak Program Studi Bahasa JepangSTBA YAPARI-ABA Bandung maupun Program Studi Pariwisata Internasional, Fakultas Seni Liberal Internasional, Osaka International University.
  2. Tanggal 27 Mei 2021, mahasiswa Program Studi Pariwisata Internasional yang berada di bawah bimbingan Yukari Kubo-sensei  memperkenalkan empat kebudayaan khas Jepang, yaitu Origami (seni melipat kertas),  Tarian Tradisional “Souran Boushi”, Pakaian Tradisional Jepang (Kimono dan Yukata), dan Kebiasaan Sarapan di Jepang. Pada kesempatan ini, seluruh peserta pertukaran budaya juga melakukan praktik membuat origami dan menari Souran Boushi yang dipandu oleh salah satu mahasiswa dari Osaka International University. Kegiatan kedua ditutup dengan kuis yang berkaitan dengan presentasi dan hal-hal yang terkait dengan Jepang.

    Origami hasil karya peserta pertukaran budaya (Dokumentasi Prodi)

  3. Tanggal 3 Juni 2021, sesi terakhir dari pertukaran budaya, merupakan sesi presentasi dari mahasiswa Program Studi Bahasa Jepang STBA YAPARI-ABA Bandung. Pada presentasi kali ini, mahasiswa memperkenalkan beberapa budaya Indonesia, yaitu Angklung, Batik Indonesia, Makanan Khas Indonesia, Permainan Rangku Alu, dan Upacara Adat Ngertakeun Bumi Lamba. Seluruh mahasiswa Program Studi Bahasa Jepang STBA YAPARI-ABA Bandung menggunakan Batik pada saat presentasi, memperlihatkan secara langsung beberapa makanan khas Indonesia, dan memperlihatkan secara langsung angkung set sekaligus mempraktikkan secara singkat bagaimana cara memainkan angklung.

Meskipun pada saat ini terdapat berbagai batasan untuk melakukan aktivitas, tetapi batasan tersebut bukanlah penghalang untuk bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan pertukaran budaya kali ini merupakan kesempatan yang amat baik bagi mahasiswa Program Studi Bahasa Jepang, STBA YAPARI-ABA Bandung, karena dengan kegiatan pertukaran budaya ini, kemampuan bahasa Jepang mahasiswa benar-benar diasah baik secara lisan maupun tertulis. Selain itu, kegiatan pertukaran budaya ini juga merupakan kesempatan yang baik untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.

(ZZ)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *